Virus Corona Bisa Dilawan dengan Antibiotik, Mitos atau Fakta?

Virus Corona Bisa Dilawan dengan Antibiotik, Mitos atau Fakta? – Banyak orang bertanya-tanya mengenai pengobatan COVID-19 yang sekarang sudah resmi mendunia. Bahkan, berhembus kabar bahwa antibiotik bisa mengobati virus Corona. Bagaimanakah kebenarannya?

COVID-19 adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona atau yang bernama resmi SARS-CoV-2. Penularan virus umumnya terjadi melalui percikan air liur penderita saat batuk, bersin, atau bicara.

Sementara itu, antibiotik adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini berfungsi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri di dalam tubuh.

Bisakah Virus Corona Dilawan dengan Antibiotik?

Minum antibiotik cegah corona
Minum antibiotik cegah corona, Sumber gambar : detik.com

Virus dan bakteri adalah dua mikroorganisme yang sangat berbeda, mulai dari struktur hingga cara berkembang biaknya. Antibiotik bekerja dengan cara menyerang struktur-struktur tertentu pada bakteri yang membuatnya tidak bisa berkembang biak atau bertahan hidup.

Baca Juga  Puasa 2022 Berapa Bulan Lagi

Struktur yang ditarget antibiotik ini tidak didapatkan pada virus. Oleh karena itu, COVID-19 jelas tidak bisa dicegah apalagi diobati oleh antibiotik. Jadi, mengonsumsi antibiotik tidak akan berguna untuk menekan penyebaran virus Corona.

Mengonsumsi antibiotik ketika sebenarnya tidak dibutuhkan, misalnya pada infeksi virus, justru dapat menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Hal ini tentu akan merugikan jika suatu saat infeksi bakteri terjadi dan tidak ada antibiotik yang ampuh untuk menanganinya.

Pemberian antibiotik pada pasien yang positif terinfeksi virus Corona sebenarnya mungkin saja dilakukan, namun hanya jika dokter menilai pasien berisiko terinfeksi bakteri atau jika pasien memang diketahui telah mengalami infeksi tambahan oleh bakteri.

Baca Juga  Berapa Hari Lagi Ramadhan 2022

Lantas, Apa Obat yang Bisa Melawan Virus Corona?

Hingga sekarang, belum ada vaksin atau obat yang terbukti ampuh melawan infeksi virus Corona. Walaupun begitu, para peneliti sedang berusaha mengembangkan vaksin maupun obat untuk mencegah dan mengobati COVID-19.

Hal yang paling penting diterapkan saat ini adalah tindakan pencegahan agar virus tidak menyebar dan risiko terjadinya infeksi berkurang. Caranya adalah dengan mencuci tangan secara teratur dengan air bersih dan sabun, menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang yang sedang sakit, dan menjaga daya tahan tubuh tetap prima.

Jika sedang sakit batuk atau pilek, kamu juga dianjurkan untuk mengenakan masker dan menghindari bepergian untuk sementara. Periksakan dirimu ke dokter untuk mendapatkan obat yang bisa meredakan gejala. Bila sakit tidak membaik hingga lebih dari seminggu, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Grup Ramadhan 2022 Wa

Ingat, jangan menggunakan antibiotik secara sembarangan tanpa anjuran dokter. Bila dokter meresepkan antibiotik, gunakan sesuai dosis dan jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Jangan berhenti menggunakan antibiotik sebelum waktunya meskipun gejala sudah membaik.

Sumber : ALO Dokter

Check Also

th 107

Puasa Ramadhan 2022 Bulan Apa

Puasa Ramadhan 2022 Bulan Apa. Kamis, 3 februari 2022 03:48. Atau dalam beberapa dialek disebut …

th 141

Ramadhan 2022 Jatuh Pada Tanggal

Ramadhan 2022 Jatuh Pada Tanggal. Berikut penetapan hasil hisab ramadhan hingga zulhijah 1443 h dari …